Selasa, 19 Januari 2010   0 komentar

catatan : pwm adalah suatu metoda pengendali kecepatan motor dengan pengaturan duty cycle,dimana duty sycle = Ton / (Ton + Toff) "artinya lama waktu on di bagi waktu totalnya", pengaturan ini bukan berarti pengaturan pulsa kita dapat mengatur kecepatan motor tapi dengan mengatur lama perioda on dan off nya berarti kita mengatur besar kecilnya persentase tegangan kerja motor (on) dibandingkan tegangan total kemampuan motor yang akan sebanding dengan kecepatan motor (kecepatan motor merupakan fungsi tegangan bukan fungsi pulsa).

berikut flow dr pengaturan kecepatan dengan PWM dr motor 5 Vdc max :

motor on
delay waktu (10ms)
motor off
delay waktu (10ms)

dengan flow tersebut maka dapat disimpulkan duty cyle yg di berikan adalah (D = 10 / (10+10) sebesar 0,5 maka tegangan yg diberikan ke motor = 0,5 x 5V = 2,5 volt, hal ini berarti kecepatan motor akan menjadi 0,5 dari kecepatan totalnya. berikut pembuktian rumus yang terkait :

Ea = CnQ (Q = FLUKS, n = KECEPATAN, C = KONSTANTA, Ea = GGL induksi)
Ea = Vt - Ia Ra ( Vt = TEGANGAN SUMBER, Ia = ARUS JANGKAR, Ra = TAHANAN JANGKAR)
dari kedua rumus tersebut :
n = (Vt - Ia Ra)/ CQ
rumus tersebut berarti kecepatan dapat di atur dengan merubah Vt, Ia dengan C, Q, Ra konstan.

berikut example penggunaan pwm pada AVR ATMEGA 16, write on bascom-AVR :

"pada AVR telah disediakan port PWM chanel dengan memanfaatkan timer 8bit, dan 16 bit didalam AVR, seperti contoh di bawah ini dengan memanfaatkan port "0c1a" dan " oc1b" pada atmega 16 yang merupakan dual pwm chanel dan menggunakan driver motor L298 yang dapat mengendalikan dua motor"

===>berikut program pada robot FIRO#4,5 untuk menjalankan motor dengan PWM<====

Config Timer1 = Pwm , Pwm = 10 , Compare A Pwm = Clear Down , Compare B Pwm = Clear Down , Prescale = 1 ' Timer 1 = PWM 10 bit

Maju:

Portb.4 = 1
Portb.5 = 0
Portb.6 = 1
Portb.7 = 0

Pwm1a = 1023 ' pwm motor Kanan

Pwm1b = 800 ' pwm motor Kiri

Goto Maju


"pwm1a dan pwm1b merupakan alamt register untuk oc1a dan oc1b jadi dengan mengatur nilainya kita dapat mengatur persentase tegangan dengan maksimum value = 1024 (dr 0 -1023 ), sedangkan portb.4 - portb.7 merupakan pengendali arah putaran motor dengan prinsif H-BRIDGE"

demikian lah sekelumit permasalah menggunakan PWM sebagai pengendali kecepatan motor, ya walaupun singkat tp saya rasa cukup untuk memberikan gambaran awal tentang PWM. maaf jika ada kesalahan bahasa dan penulisan.

"untuk lebih jelasnya disarankan anda juga membaca data sheet dr komponen yg di gunakan dan help dari compiler yg digunakan (bascom-avr), dan jika ada yg mau d tanyakan silahkan aja jika saya dapat menjawab ya saya jawab, jika tidak ya berarti cari sendiri,,,hahahhahahah"

Tidak ada komentar:

Leave a Reply