Electronic Engineering

  Sabtu, 19 Maret 2011   1 komentar

1. read and write excel file from VB6
2. read/write, connecting to access database using microsoft jet 4 in vb6
3. read/send data via mscomm and parallel port in vb6
4. connecting to printer using comm, parallel, usb, and dos to print a document in vb6
5. read character from barcode reader in vb6
just in progress,, waiting for it soon

  Selasa, 19 Januari 2010   0 komentar

catatan : ping memerlukan tegangan 5 volt DC dan 35mA max,,,awas jangan sampe lewat, kalo lewat tanggung sendiri ntar kayak temen gw lg meledak,,,hahahhahha. ping bekerja dengan input pulsa dan mengeluarkan output pulsa juga.

1. berikan input pada pin signal yg terdapat pada ping, dengan cara memberikan pulsa high selama 5us (logika 1).
2. kemudian baca keluaran dari ping, yaitu berupa pulsa pula (high berarti ada pantulan / ada benda).
3. output dari ping merupakan hasil pembacaan dari pulsa hight output dari sensor tersebut, tentu saja keluaran dari ping belum berbentuk satuan jarak seperti yg kita inginkan (misal: cm) maka dari itu perlu dilakukan kalibrasi / perbandingan antara output dengan satuan yg kita inginkan.
4. kemudian sebelum melakukan pengambilan data berikutnya, perlu di berikan delay selama 200us.

    0 komentar

catatan : pwm adalah suatu metoda pengendali kecepatan motor dengan pengaturan duty cycle,dimana duty sycle = Ton / (Ton + Toff) "artinya lama waktu on di bagi waktu totalnya", pengaturan ini bukan berarti pengaturan pulsa kita dapat mengatur kecepatan motor tapi dengan mengatur lama perioda on dan off nya berarti kita mengatur besar kecilnya persentase tegangan kerja motor (on) dibandingkan tegangan total kemampuan motor yang akan sebanding dengan kecepatan motor (kecepatan motor merupakan fungsi tegangan bukan fungsi pulsa).

berikut flow dr pengaturan kecepatan dengan PWM dr motor 5 Vdc max :

motor on
delay waktu (10ms)
motor off
delay waktu (10ms)

dengan flow tersebut maka dapat disimpulkan duty cyle yg di berikan adalah (D = 10 / (10+10) sebesar 0,5 maka tegangan yg diberikan ke motor = 0,5 x 5V = 2,5 volt, hal ini berarti kecepatan motor akan menjadi 0,5 dari kecepatan totalnya. berikut pembuktian rumus yang terkait :

Ea = CnQ (Q = FLUKS, n = KECEPATAN, C = KONSTANTA, Ea = GGL induksi)
Ea = Vt - Ia Ra ( Vt = TEGANGAN SUMBER, Ia = ARUS JANGKAR, Ra = TAHANAN JANGKAR)
dari kedua rumus tersebut :
n = (Vt - Ia Ra)/ CQ
rumus tersebut berarti kecepatan dapat di atur dengan merubah Vt, Ia dengan C, Q, Ra konstan.

berikut example penggunaan pwm pada AVR ATMEGA 16, write on bascom-AVR :

"pada AVR telah disediakan port PWM chanel dengan memanfaatkan timer 8bit, dan 16 bit didalam AVR, seperti contoh di bawah ini dengan memanfaatkan port "0c1a" dan " oc1b" pada atmega 16 yang merupakan dual pwm chanel dan menggunakan driver motor L298 yang dapat mengendalikan dua motor"

===>berikut program pada robot FIRO#4,5 untuk menjalankan motor dengan PWM<====

Config Timer1 = Pwm , Pwm = 10 , Compare A Pwm = Clear Down , Compare B Pwm = Clear Down , Prescale = 1 ' Timer 1 = PWM 10 bit

Maju:

Portb.4 = 1
Portb.5 = 0
Portb.6 = 1
Portb.7 = 0

Pwm1a = 1023 ' pwm motor Kanan

Pwm1b = 800 ' pwm motor Kiri

Goto Maju


"pwm1a dan pwm1b merupakan alamt register untuk oc1a dan oc1b jadi dengan mengatur nilainya kita dapat mengatur persentase tegangan dengan maksimum value = 1024 (dr 0 -1023 ), sedangkan portb.4 - portb.7 merupakan pengendali arah putaran motor dengan prinsif H-BRIDGE"

demikian lah sekelumit permasalah menggunakan PWM sebagai pengendali kecepatan motor, ya walaupun singkat tp saya rasa cukup untuk memberikan gambaran awal tentang PWM. maaf jika ada kesalahan bahasa dan penulisan.

"untuk lebih jelasnya disarankan anda juga membaca data sheet dr komponen yg di gunakan dan help dari compiler yg digunakan (bascom-avr), dan jika ada yg mau d tanyakan silahkan aja jika saya dapat menjawab ya saya jawab, jika tidak ya berarti cari sendiri,,,hahahhahahah"

    0 komentar

catatan : sensor ini merupakan sensor infra red yang sudah terintegrasi dengan rangkaian pendukungnya. dimana sensor ini mengeluarkan output analog. suplay voltage 5 v dc,,,untuk lebih jelas lg baca data sheetnya dong......

ex : writen in bascom-AVR
" karena sensor ini memiliki output analog maka kita memerlukan ADC sebagai pengkonversi data dari analog menjadi digital seperti yang kita perlukan atau rangkaian terintegrasi lainnya sesuai kebutuhan (seperti : rangkaian comparator sebagai pembentuk logika) ,,,perlu diketahui juga pada AVR sebagian besar sudah dilengkapi dengan ADC internal jadi kita tidak lg di repotkan untuk menambah rangkaian ADC. "

Config Adc = Single , Prescaler = Auto , Reference = Internal
(initialisasi ADC " lebih lengkapnya baca help bascom-AVR)

Jarak= 0 'initialisasi saja besaran yg kita pake
Ddra.0 = 0 ' seting porta.0 pada AVR sebagai input porta.0 merupakan adc chanel 0

Start Adc ' start pembacaan ADC
Jarak = Getadc(0) ' hasil ADC yang berada chanel 0 (data adc di pindahkan ke variable jarak)
Stop Adc ' penghentian pembacaan ADC


"pada contoh ini digunakan AVR jenis ATMEGA 16 dimana memiliki ADC sebanyak 8 chanel (dr porta.0 - porta.7, dimana setiap chanel memiliki ADC 10bit. terus hasil yg kita butuhkan yg mana???hahahhaha ya variable jarak sebagai data yg kita inginkan

  Kamis, 09 Juli 2009   0 komentar



    1 komentar

only me can make be better